Roger W.Sperry, salah seorang peraih nobel dibidang ilmu pengetahuan, menemukan bahwa otak berhubungan dengan tangan. Otak kanan berhubungan dengan otak kiri, sedangkan otak kiri berhurhubungan dengan tangan kanan. Antara keduanya juga mempunyai fungsi yang berbeda. Otak kiri lebih mengarah ketatanan dan logika, sedangkan otak kanan lebih mengarah keabstraksi dan emosi.
Penemuan sperry tersebur terus berkembang. Dalam perkembangannya ternyata bagian-bagian lebih detil diotak kiri dan kanan lebih berhubungan dengan jari-jari yang ada di tangan. Bahkan ada keselarasan tertentu dalam pembentukan bagian-bagian otak dengan pembentukan fingerprint (sidik jari) pada masing-masing jari. Saat bayi masih ada dalam kandungan berangkat dari sinilah pengukuran kecerdasan melalui fingerprint disusun. Korelasi antara NGF (Nerve Growth Factor) dan EGF (Epidermal Growth Factor) yang bisa di tujukan melalui fingerprint adalah bahwa fingerprint pada ibu jari berkorelasi dengan bagian otak prefrontal. Fingerprint pada telunjuk berkolerasi dengan bagian otak frontal. Fringerprint pada ibu jari tengah berkolerasi dengan bagian otak parietal. Fingerprint pada jari manis berhubungan dengan bagian otak temporal. Sedangkan fingerprint pada kelingking berhubungan dengan bagian oatk occipital.
Ada tiga kelompok utama bentuk sidik jari. Yaitu arches, loops, dan whorls. Pada penelitian yang dilakukan pada anak-anak yang mengalami Down Syndrome, menunjukan banyaknya bentuk ulnar loops (terutama dijari telunjuk), radial loops pada jari manis dan jari telunjuk; adanya loop antara jari telunjuk dan jari tengah atau jari telah dengan jari manis ; dan beberapa perbedaan lain yang dapat dilihat antara anak-anak Down Syndrome dan anak-anak normal. Perkembangan sidik jari yang sejalan dengan perkembangan sel-sel otak pada masa janin, memungkinkan dilakukanya penelitian dengan diketahuinya fungsi-fungsi kerja otak kanan dan kiri melalui sidik jari setelah proses kelahiran.
Hemisfer kanan otak berhubungan dengan tangan kiri. Sehingga fingerprint ditangan kiri berkaitan dengan pembentukan saraf diotak kanan. Sebaliknya, hemisfer kiri otak berhubungan dengan tangan kanan. Sehingga fingerprint ditangan kanan berkaitan dengan pembentukan saraf diotak kiri. Tahukah anda bahwa total saraf yang yang terbentuk pada otak kiri dan kanan, merupakan potensi belajar yang dimiliki individu. Yang dikenal dengan istilah Total Nerve Growth Factor (TNGF).
Secara garis besar, dapat dilakukan penggolongan angka TNGF sebagai <60 termasuk dibawah rata-rata, 60-120 rata-rata dan >120 diatas rata-rata. Hasil TNGF juga bisa digunakan untuk melihat keseimbangan antara oatak kiri dan kanan pada seseorang. Otak kiri terutama berkaitan dengan kognisi, logika, alur berfikir tertata dan sejenisnya. Sedangkan otak kanan berkaitan dengan emosi, perasaan, bahasa dan sejenisnya.
Beberapa orang bisa juga memiliki keseimbangan antara otak kanan dan kiri sementara lainnya memiliki kecenderungan lebih keotak kiri atau otak kanan. Ketika fungsi dari bagian-bagian otak diketahui, sebenarnya dari situ bisa ditelusuri fungsi mana yang berhubungan dengan kecerdasan tertentu. Dalam logika sederhana, bisa diketahui bahwa bagian otak yang menjadi fungsi logis, akan berhubungan pula dengan kecerdasan logika matematika atau logika bahasa.
Sumber
Jawa Pos Radar kediri, Minggu 21 Desember 2008